Sistem Pendukung Keputusan Kebijakan Publik Berbasis Bukti ā Data Kependudukan DKB & GIS Disdukcapil Kota Tasikmalaya
| Rank | Nama Wilayah | Skor Prioritas | Status | Penduduk |
|---|---|---|---|---|
|
š§
Pilih Sektor & Wilayah Sasaran
Silakan pilih sektor kebijakan (Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, dll)
dan tingkat wilayah di atas, lalu klik JALANKAN ANALISIS.
|
||||
Pilih sektor kebijakan di atas (misal: Pendidikan, Kesehatan, atau Ketenagakerjaan) lalu klik JALANKAN ANALISIS untuk menghasilkan kajian AI cerdas.
Matriks aksi dinas terkait akan dimuat otomatis.
Klasifikasi deterministik wilayah berdasarkan kombinasi tingkat desakan masalah kependudukan (Urgency) dan potensi efektivitas intervensi terhadap populasi daerah (Impact).
| Temuan & Intervensi | OPD Pelaksana | Target Hasil | Leading KPI (Proses) | Lagging KPI (Dampak) |
|---|---|---|---|---|
| Pilih salah satu wilayah untuk meninjau matriks aksi dinas terkait dan target KPI terukur. | ||||
| No | Nama Fasilitas | Jenis | Aksi |
|---|---|---|---|
| Memuat direktori fasilitas... | |||
Pemeriksaan kesesuaian alokasi anggaran APBD dinas terkait dengan tingkat kerentanan wilayah sasaran.
| Nama Kelurahan | Skor | Status |
|---|---|---|
| Pilih salah satu kecamatan untuk melihat rincian kelurahan. | ||
| Indikator Demografi | Nilai Riil | Normalisasi (0-100) | Bobot (%) | Poin Efektif |
|---|---|---|---|---|
| Jalankan analisis atau pilih salah satu wilayah untuk membedah rincian hitungan skor. | ||||
| No | Nama Fasilitas Publik | Kategori | Koordinat GPS (Klik Google Maps) | Aksi Peta |
|---|---|---|---|---|
| Memuat database fasilitas... | ||||
| Indikator Demografi | Wilayah A | Wilayah B | Selisih Delta |
|---|---|---|---|
| Pilih 2 wilayah untuk menampilkan komparasi bersisian. | |||
Skor prioritas dihitung menggunakan algoritma Weighted Sum Model (WSM) standar Sistem Pendukung Keputusan (SPK) multi-kriteria kependudukan. Seluruh indikator demografi dinormalisasi ke skala rasio terstandar 0ā100, dikalikan dengan bobot kriteria sektor ($w_i$), lalu dibagi total bobot ($\sum w_i$).
(Normalisasi × Bobot) / 100.
min(100, Rate × 5) karena ambang batas 20ā° (2%) sudah merupakan prevalensi kritis tinggi dalam standar demografi nasional.
Setiap sektor kebijakan memiliki pembobotan kriteria yang dirancang khusus untuk memprioritaskan intervensi berbasis data kependudukan:
| Sektor Kebijakan | Indikator Utama (DKB) | Bobot Relatif | Tujuan Intervensi OPD |
|---|---|---|---|
| Pendidikan |
Rasio Anak Tidak Sekolah (ATS) 7ā18 Thn (60%)
Proporsi Usia Sekolah & Kepadatan Wilayah (40%)
|
0.60 / 0.40 | Alokasi beasiswa, PKBM, & pembagian zonasi sekolah Disdik. |
| Kesehatan & Stunting |
Prevalensi Balita Kritis / Stunting (50%)
Rasio Balita (30%) & Kepadatan Hunian (20%)
|
0.50 / 0.30 / 0.20 | Pemberian Makanan Tambahan (PMT) & posyandu terintegrasi Dinkes. |
| Kemiskinan & Bansos |
Penduduk Desil P3KE / Desil 1-2 (50%)
Lansia Tunggal (30%) & Perceraian Keluarga (20%)
|
0.50 / 0.30 / 0.20 | Penyaluran PKH, sembako, dan jaminan sosial Dinsos. |
| Ketenagakerjaan |
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) (60%)
Rasio Angkatan Kerja Usia Muda 15ā29 Thn (40%)
|
0.60 / 0.40 | Pelatihan vokasi BLK & bursa kerja terpadu Disnaker. |
| Disabilitas & Inklusi |
Tingkat Permil Penyandang Disabilitas (70%)
Rasio Disabilitas Fisik/Sensorik Berat (30%)
|
0.70 / 0.30 | Alat bantu mobilitas, aksesibilitas faskes, & pendampingan Dinsos. |
Tingkat keandalan data mengukur derajat kepastian bukti kependudukan. Mengingat data yang digunakan adalah Data Konsolidasi Bersih (DKB) resmi Ditjen Dukcapil Kemendagri yang telah dipadankan NIK secara nasional, sistem menetapkan baseline kepastian sebesar 85.0%.
Untuk proyeksi tahun mendatang (misal tahun 2026 s/d 2030 pada Sandbox Mode), sistem menggunakan Holt's Linear Exponential Smoothing yang mampu menangkap tren kenaikan/penurunan indikator demografi secara adaptif.
Prinsip Integritas Data: Google Gemini AI TIDAK MENGARANG ANGKA SKOR ATAU METRIK. Seluruh skor, warna status, dan indikator 100% dihitung secara deterministik oleh Scoring Engine Disdukcapil.
| Indikator Demografi | Nilai Riil DKB | Normalisasi | Bobot | Poin Efektif | Why This Matters (Urgensi Kebijakan) |
|---|---|---|---|---|---|
| Memuat rantai bukti... | |||||